Budiman Sudjatmiko Ingatkan Amien Rais Bahaya People Power Luka Bangsa

Budiman Sudjatmiko Ingatkan Amien Rais Bahaya People Power Luka Bangsa – Ketua Dewan kehormatan PAN Amien Rais mengancam akan mengerahkan massa (people power) jika pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga kalah karena penyelenggara Pemilu dinilai melakukan kecurangan. Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko mengingatkan, pengerahan massa tak tepat dilakukan di era demokrasi saat ini.

People power sebagaimana pernah terjadi di era reformasi bertujuan untuk melawan rezim otoriter. Satu-satunya yang akan dilawan oleh people power adalah rezim korup dan otoriter.

Budiman menuturkan, masing-masing kubu memiliki kekuatan massa. Karena itu, pengerahan massa bakal berakibat fatal karena memicu konflik horizontal.

“Jadi diniaitin, enggak diniatin, people power terhadap kekuasaan yang demokratis itu akan melawan people yang lain,” kata Budiman saat ditemui di Grha Bimasena, Jalan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/4) malam.

Menurut Budiman, ancaman Amien Rais wajib dikritik karena dapat memantik konflik yang jauh lebih luas. Berbeda dengan people power untuk melawan rezim otoriter, potensi persoalan cenderung lebih kecil karena hanya memicu konflik vertikal.

“Justru itu kita kritik. Itu bisa menimbulkan kebakaran, konflik horizontal. Dan korban konflik horizontal jauh lebih banyak, jauh lebih massif dan dendamnya jauh lebih lama ketimbang konflik vertikal,” tegasnya.

Menurutnya, dalam sistem negara demokrasi, people power biasanya berujung konflik vertikal. Penyembuhannya lebih cepat dibanding konflik horizontal.

“Bisa puluhan tahun. Bahaya itu,” lanjutnya.

Budiman meragukan kemampuan Amien Rais menggerakkan massa dalam jumlah besar. Mantan Ketua PRD ini memperkirakan, banyak pendukung Prabowo-Sandi yang juga tak akan setuju dengan pandangan Amien Rais jika berujung pada konflik lebih besar.

“Belum tentu mereka akan di belakang dia. Mungkin mereka dukung Pak Prabowo dan misalnya kalah mereka menerima dan Pak Amien melakukan itu (people power) belum tentu mereka berdiri di belakang Pak Amien,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *