Sopir Angkot Dari Sibolga Berpeluang Besar Duduk di Kursi DPRD

Sopir Angkot Dari Sibolga Berpeluang Besar Duduk di Kursi DPRD – Pemilu 2019 boleh jadi bakal mengubah nasib Mandapot Pasaribu (39). Sopir angkot ini berpeluang besar lolos menjadi anggota legislatif Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Berdasarkan hasil pleno terbuka rekapitulasi yang telah dilakukan KPU Sibolga, Partai Perindo yang menjadi kendaraan politik Mandapot, memperoleh jatah kursi DPRD dari dua dapil di Sibolga. Perindo memperoleh total 5.729 suara di Kota Sibolga. Rinciannya, 4.206 suara di dapil 1 dan 1.523 suara di dapil 2.

Dengan raihan suara itu, Perindo memperoleh dua kursi di dapil 1. Sementara di dapil 2, partai ini memperoleh 1.523 suara, dan dipastikan mendapatkan 1 kursi. Mandapot yang bertarung di dapil 2, berhasil mengumpulkan 432 suara. Jumlah itu terbanyak di antara 12 caleg Partai Perindo lainnya yang bertarung di daerah itu.

Dengan 1 kursi untuk Perindo di Dapil 2 Sibolga, maka Mandapot, yang meraih suara terbanyak, paling berhak atas posisi itu. Dia kemungkinan akan dilantik pada Agustus mendatang.

“Setelah terpilih ini saya sangat bersyukur sekali sama Tuhan, karena ini semua ikut campur Tuhan. Karena dengan 432 suara saya bisa duduk jadi anggota DPRD Kota Sibolga,” ucap Mandapot, Selasa (7/5).

Dia berjanji akan memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Kendala di masyarakat akan saya bantu, karena saya juga dari masyarakat bawah,” tegasnya.

Saat ini hari-hari Mandapot masih diisi dengan rutinitas sebagai sopir angkot Barata Jaya (BJ) 01. Dia melayani rute Sibolga-Pandang, Tapanuli Tengah (Tapteng).

Pria kelahiran Sigoring-goring, Kolang, Tapteng baru kali ini terlibat politik. Awalnya dia bergabung dengan NasDem. Seiring pergantian pengurus, dia pun pindah ke PKPI dan sempat menjadi caleg dari partai itu pada 2014. Namun ketika itu dia hanya mendapat 270-an suara.

Perindo akhirnya menjadi tempatnya berlabuh. Warga Jalan Sibual-buali, Huta Tongatonga, Sibolga Utara ini pun menjadi caleg di dapil 2 Sibolga pada Pemilu 2019.

Perjuangan Mandapot tidak mudah. Dia bahkan kerap mendapat ejekan dari pendukung caleg lainnya. Mereka sepele dengan pekerjaannya sebagai sopir angkot. “Memang betul ada hinaan, tapi itu saya bawa menjadi motivasi, bikin pribadi saya jadi kuat. Saya optimistis bisa menang,” ucap Mandapot.

Mandapot memang hanya mampu memasang 2 baliho. Namun dia ulet mendatangi calon pemilih dari pintu ke pintu. Proses yang dilalui Mandapot akhirnya berbuah. Sopit angkot ini hampir dipastikan menjadi anggota DPRD Kota Sibolga.

Keberhasilan Mandapot mendapat sambutan hangat dari rekannya, sesama sopir angkot. Mereka merasa bangga. Rekannya juga mengingatkan Mandapot untuk tetap rendah hati.

“Jangan sombong, tetap perjuangkan rakyat kecil,” ucap Fery Ginting, sopir angkot rekan Mandapot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *